Melangkah Bersama Jalani Hidup

Hidup adalah Perjalanan

Perjalanan, tentu melibatkan jalan. Ya, kita sering mendengar istilah jalan hidup, maka jelaslah bahwa hidup memanglah sebuah perjalanan.

Kehidupan harus terus dijalani. Perjalanan memiliki makna maju. Meskipun kita juga mengenal istilah jalan di tempat, namun jalan secara umum bersifat progresif. Cepat maupun lambat.

Kita dapat belajar menjalani kehidupan dengan memahami perjalanan fisik. Tak perlu membayangkan traveling ke tempat-tempat eksotis maupun bucket list impian. Perjalanan sederhana menuju rumah dapat menjadi cerminan kehidupan kita.

Kadang kala kita salah mengambil jalan. Entah sengaja, entah tidak, pasti kita semua pernah nyasar, meskipun tujuan kita jelas: rumah. Hal ini mudah terjadi bila begitu banyak pilihan jalan untuk pulang. Kehidupan pun demikian, begitu banyak pilihan. Bahkan jika kita mengibaratkan saat kematian kita sebagai pulang, maka pilihan pun ada di tangan kita mengenai bagaimana kita ingin dikenang. Saya pun kadang tergoda untuk memilih jalan yang salah, yang dapat membuat saya dikenang dengan tidak baik. Namun saya bersyukur sering diingatkan untuk memilih ingin dikenang dengan baik.

Kadang kala pilihan kita yang kita yakini benar, ternyata membawa kita ke arah yang salah, atau perjalanannya tak dapat dinikmati. Terlebih bila jalan tersebut membahayakan. Jalan yang demikian mungkin sudah pernah dilewati orang, setidaknya oleh yang membuka jalan tersebut. Ah, jangan pernah lupakan pepatah tua, “malu bertanya, sesat di jalan”. Banyak orang yang sudah mengalami kesusahan hidup. Banyak orang yang berani mengambil risiko, dan menerima risiko tersebut. Sayangnya sering kali kita tak mau meluangkan sedikit waktu dan memberikan telinga untuk mendengarkan nasihat dan pengalaman mereka. Sering kali kita sok tahu, memilih menjadi petualang, tanpa mau menanyakan jalan.

Ingatlah bahwa hidup ini adalah perjalanan. Ingatlah teman seperjalanan anda. Ingatlah tujuan anda. Dan nikmatilah perjalanan ini.

Sleman, 201605022222.

gedongkuning N

Melangkah Bersama

Salah satu puncak kebersamaan antar manusia adalah ketika mereka mau melangkah bersama. Arahnya sama, mulainya sama, derapnya sama, selesainya sama.

Meskipun seringkali hal ini sulit dilakukan, namun efeknya ketika dilakukan sungguh luar biasa. Melangkah bersama menunjukkan dukungan, kerelaan berkorban, kerja keras, dan kebersamaan. Usahakanlah untuk selalu melangkah bersama pasangan anda. Cobalah juga untuk melangkah bersama anak atau anak-anak anda. Dan yang terpenting, Tuhan Yesus telah lebih dulu mengajak kita untuk melangkah bersama Dia.

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.
(Matius 11:28-30)

Sleman, 14 Juni 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s